/**/

Pages

Rafting with IT Division

Thursday, November 17, 2016

Halo, saya mau cerita sedikit pengalaman saya main di sungai dengan orang kantor nih. Divisi IT mengadakan outing yang katanya diadakan setahun sekali. Nah kali ini outing ke cherokee arung jeram di Sukabumi. Wah kebetulan banget ya, aku baru masuk 2 bulan udah diajak jalan-jalan. Sebenernya ga mau ikut karena divisi IT di kantorku dibagi jadi beberapa tim, ada tim developer, tim business analyst, tim infra dan tim support. Nah timku tim developer yang kantornya beda sendiri dengan tim yang lain. Tim kami kantornya di Gedong Panjang, sedangkan yang lain di Bandengan. So, aku pasti cuma kenal orang-orang timku yang biasa ku temui sehari-hari. Nah untuk outing kali ini, di timku cuma sedikit banget yang ikut outing, cuma sekitar 5 orang dan yap aku cewek sendiri. Bisa bayangin ga ikut outing sama orang-orang yang ga kita kenal bahkan belum kita temui sebelumnya. Awalnya antara pengen dan ga pengen ikut. Pengennya karna pengen kenal sama orang-orang sedivisi, ga pengennya membayangkan bakal jadi anak ilang. Tapi karna nama udah ditulis sama mas kantor yaa ikut ajalah, lumayan bisa main dan kali aja ada yang nyantol #ehh maksutnya nyantol jadi temen. Hihi.
Dan hari itu tiba, dimana kita akan berangkat outing. Sesampainya di kantor (tempat berkumpul) aku gatau harus gimana, harus sama siapa. Dan waktu udah masuk bis, yap saya duduk di kursi sendiri. Mencoba mengenalkan diri dengan mba-mba dari tim lain. Yaa kalau kenalan sama cewe boleh yaa langsung kenalan, nah masalahnya lebih banyak cowonya daripada cewenya. Yaudah di bis diem aja, krik krik.. rasanya pengen turun, gajadi ikutan outing karna bener-bener kayak anak ilang yang ikut-ikutan orang main. Semua ngeliatin saya dan mungkin bertanya-tanya dalam hatinya

ini anak siapa? ini anak dari mana kok bisa nyangkut disini?

hmmm.. aku berusaha tenang, walaupun ga tenang. Sesampainya disana, kita makan dulu, dan aku semeja sama bos divisi. Hmm agak canggung juga karna sebelumnya belum pernah ngobrol. Tapi dibuat pede ajalah yaa. Trus kita lanjut ke tempat penginapan dan outbond. Sebelum nunggu pintu kamar kebuka aku dan mba-mba duduk-duduk di kursi dan didepannya ada meja trus akhirnya dikenalin sama mas-mas tapi juga cuma 2 orang, yang kebetulan disekitar situ. Akhirnya tau orangnya, setelah selama ini cuma tau namanya lewat email. Oke, setelah itu kita mulai outbond. Dan saya dengan pedenya ikutan outbond sma orang-orang yang belum pernah ketemu sebelumnya itu. Dan lagi-lagi saya agak canggung tapi seru juga main-mainnya.
Dari semua yang ikut dibagi jadi 3 kelompok. Nah masing-masing kelompok akan main 3 games secara bergantian.









Nah itu aktifitas outbond kami. Seruu gaaaa? Walaupun ga kenal sama orang-orangnya, aku menikmati main-main disana, seengganya bisa ketawa-ketiwi.
Nah hari pertama setelah outbond kita bersihin diri trus istirahat sebentar di kamar. Penampakan kamarnya saya ga sempat foto. Kamarnya bersaung-saung gitu, ala-ala pedesaan, dengan dinding gedek, tiang bambu lampu seadanya dan masih bersuara jangkrik.  Krik Krik.. Hehehe
Malamnya, setelah cukup istirahat, kita makan malam sekaligus pembagian doorprise. Doorprisenya lumayan loh, panitia minta sumbangan dari beberapa PT yang gabung sama kantor saya. Doorprisenya macem-macem, dari Miband, MiFi Andromax, Earphone Bluetooth, CCTV, action camera, sampai HP. Nah saya daper speaker Mi bluetooth. Padahal pengen action camera atau samrtphone Mi / Lenovo hahaha. Tapi ga apa-apa lumayanlah ya buat nonton film dikosan dengan suara bioskop wkwk. Okee setelah itu acaranya bebas, tapi saya memilih untuk tidur, karna masih canggung nongkrong sama mas-masnya.

Hari kedua, kita siap-siap buat rafting nih. Jam bernagkat jam 9. Jarak yang ditempuh untuk rafting kita kali ini 9 km, dengan waktu sekita 1,5-2 jam. Ini dia penampakan setelah kita persiapan rafting.


Sesampai di sungai, behh, kalinya deres banget. Lumayan deg-degan juga jadi ikut apa engga. Udah gitu intruksinya udah ngasi tau kalo jatuh harus gimana, kalau perahu kebalik gimana, kalo hanyut gimana. Hmm deg-degnya semakin bertambah banget hahahah. Tapi udah berkostum, dan kalo ga ikut sayang banget melewatkan pengalaman. Jadi saya memberanikan diri. Nah lucu juga ini pasmau naik perahu mas Ayub sama mas Kiat udah mau jatuh duluan (saya ngakak sendiri ceritanya, karna inget belum-belum udah mau jatuh, wkwk). Nah ini boat kita.
Totalnya ada 7 boat dengan isi masing-masing 4-5 orang.Di boat aku, ada mas Ayub, mas Kiat, mas Fadli, dan mas Stevanus. Seru juga mas-masnya. Yang bolak-balik mau jatuh mas Ayub hahaha lucu juga kalo inget, suka ngakak sendiri jadinya. Ini nih penampakannya. Di fotoin abang guidenya


Saya terlihat nyungsep ya, kedegeaan pelanpung dan helm. Hmmm. Cuma saya yang direkam atau difoto ga ngangkat tangan kaya mereka, karna takut jatuh hahahaha. Lumayan seru, kirain bakal dibalik, ternyata engga. cuma di boat aku pada nyemplung semua (keinginan sendiri) aku aja yang ga nyemplung, liat mereka kebawa arus, jadi ga brani menyempungkan diri. Oke jadi sekian pengalaman saya rafting dengan sama tim IT Er*jaya. Oiya saya bakal upload sedikit videonya nanti yah.

Sekian dan terimakasih.


Woman and Man

Monday, November 14, 2016

Mau share tentang perbedaan wanita dan pria dalam hal cinta nih, ini artikel saya dapet dari official line Prestigeholic. Hehehe.
Oke silahkan dibaca..

"Saya pernah membaca mengenai artikel yang menurut saya benar-benar perlu kita pertimbangkan dalam memilih pasangan hidup kita. Artikel ini menggugah pandangan saya dalam memilih dan memutuskan pasangan hidup. Saya beruntung membaca artikel ini, dan saya mau berbagi dengan Saudara semua mengenai artikel ini. Semoga memberikan berkat juga untuk Saudara semua.

Cerita ini dibuat oleh seorang pria :
Adik wanita saya jatuh cinta pada seorang pria. Sayangnya pria ini mencintai wanita lain,
dan tidak berminat pada adik wanita saya, padahal adik saya cukup cantik, pandai dan baik. Adik saya berusaha menarik pria (A) tersebut dengan memberi perhatian, terkadang memasak untuk dia, dan lainnya. Tapi pria ini tetap tidak bergeming. Pada saat yang bersamaan, ada pria mencintainya.
Adik saya tidak tertarik dengan pria ini (B). B tidak peduli, dia tetap memberikan perhatian,
mau mendengarkan, memberikan hadiah-hadiah seperti bunga, coklat, dll. Sebetulnya ada
wanita lain yang mengejar pria B, tapi sayangnya si pria B tidak bergeming. Matanya hanya melihat adik saya. Karena itulah, akhirnya adik saya memutuskan untuk menikah dengan pria B.
Setelah pernikahan, mereka dikarunia beberapa anak, dan adik saya makin lama makin bahagia. Suaminya selalu menempatkan dia pada urutan nomor satu, memberikan hadiah-hadiah dan kejuta-kejutan manis, memasak untuk dia, selalu ada sebagai tempat curahan, memberikan kebutuhan adik saya lahir dan batin. Tentunya sebagai wanita, adik saya menjadi jatuh cinta dan semakin cinta dengan pria tersebut.

Cerita kedua adalah teman wanita saya. Dia mencintai seorang pria (C). Pria C ini sangat ganteng.
Banyak menarik perhatian wanita, termasuk teman wanita saya. Dia mengejar pria ini tanpa mengenal lelah, memberikan perhatian, berkunjung ke rumah pria tersebut, bergaul dengan teman-temannya. Tapi pria C tidak mencintai teman wanita saya, dia mencintai wanita lain. Karena satu dan lain hal, akhirnya teman wanita saya berhasil menikah dengan pria C, walaupun pria ini tidak mencintai dia. Dia memiliki pria ini sekarang. Setelah pernikahan, wanita ini bertambah kurus, mukanya tidak berseri, dan selalu terlihat tertekan. Dalam pernikahannya, pria C tidak pernah memberikan perhatian,
terkadang pulang malam, dan mempunyai wanita lain dalam pernikahan.
Kehidupan pernikahannya tidak bahagia. Dia mencoba dengan menambahkan anak, tetap pria C ini tidak peduli setelah mereka mempunyai lebih banyak anak.
Hati dan pikiran pria ini selalu pada wanita lain, wanita yang dicintainya.

Kesimpulan yang saya dapat dari cerita ini adalah
Pria adalah mahkluk yang berinisiatif dalam percintaan, pria suka mengejar, dan mendapat.
Sedangkan wanita adalah mahkluk yang bisa belajar untuk jatuh cinta atau bisa jatuh cinta kemudian apabila diperlakukan dengan baik dan penuh cinta.
Jadi dalam pernikahan idealnya memang kedua pihak saling mencintai. Tapi jika tidak,
alangkah baiknya jika pria yang mencintai terlebih dahulu, karena cinta seorang pria tidak bisa dibangun.
Dan jika pria mencintai seorang wanita, percayalah memang dia akan menempatkan wanita tersebut seperti ratunya,
berusaha memberikan yang terbaik dan selalu berusaha membahagiakan wanita tersebut.

Sebagai wanita, ingatlah untuk memilih pria yang mencintai kita. Tentunya setidak menariknya seorang wanita, pasti setidaknya da seorang pria pernah menyatakan suka pada wanita tersebut."

Hmm bener juga ya dari ceritanya. Kebanyakan seperti itu. Mungkin memang karna udah nalurinya seperti itu. Kita sebagai wanita, boleh memilih tp pilihlah seorang pendamping yang benar-benar menginginkan kita. Karna sesungguhnya cinta itu akan hadir dari seorang wanita yang diperlakukan istimewa di hati pria. Wanita, jika memang pria tidak menginginkan mu di hidupnya, maka lepaskanlah, bersabarlah bertemu pria yang sedang menunggumu dan memperlakukanmu bak ratu di hatinya.
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS