Sudah lama aku nggak posting di blog ku yang udah banyak sarang laba-labanya ya hihi. Kali ini aku mau sharing tentang yang sedang gempar di negaraku, di Indonesia. Aku hanya share untuk bercerita saja, dan nggak bermaksut apapun. Cuma jadi sejarah aja di blog biar tidak terkesan monoton, sekali-sekali posting politik. Hihihi
Hari ini tanggal 6 Juli, 3 hari menjelang pemilihan presiden. Ada dua calon presiden yaitu nomor urut 1 Prabowo-Hatta dan nomor urut 2 Jokowi -JK. Bertahun-tahun di Indonesia udah menyelenggarakan pemilihan presiden, tapi menurutku baru kali ini yang bener-bener semua orang berpartisipasi merayakan pesta demokrasi ini. Sudah berbulan-bulan diperbincangkan, mungkin dari awal tahun 2014, tapi aku baru ngeh pas bulan Juni. Hehee *maklum bukan pengamat politik*. Awalnya pacar saya waktu kami masih di Bandung sudah koar-koar duluan dan dia mendukung pasangan nomor urut 1. Waktu aku udah pulang, keluarga mendukung pasangan nomor urut 2, kecuali kakak. Semua unya pendapat sendiri-sendiri untuk mendukung calonnya. Suatu hari di mobil ketika perjalanan mau berwisata tante dan kakak berdebat, dan dimobil ada 3 pendukung Wi (Bapak, Ibu, Tante) dan 1 pendukung Wo (Mas). Lucu pas ndengerin mereka, dan aku sama sekali nggak ngerti. Jadi gak memihak siapapun.
Tetapi lama-lama aku cari informasi, lihat di sosmed, tanya orang tua, dan sudah kepikirkan apa yang aku pilih, awalnya aku hanya asal pilih tapi setelah mikir-mikir, lihat informasi di media sosial, akhirnya aku memutuskan untuk memilih calon nomor 2. Sebenernya keduanya sama-sama baik tapi aku lebih memilih yang udah ada hasil. Sekarang kita kalau dijanjiin yang belum ada hasil jadinya nanti bisa iya bisa enggak kan? kalau dijanjiin sama yang sudah pernah mengimplementasikan dengan waktu yg pendek, kita pasti yakin oo orang ini bener-bener ya. Menurutku sih orang-orang sekarang cuma bisa ngomong, tapi kurang geraknya.Kalau kata-kata inggrisnya sih "Talk Less Do More" . Hihihi
2 Alasan aku milih nomor 2 adalah :
1. Sudah ada bukti, Jadi gubernur Solo sukses, baru sebentar jadi gubernur Jakarta udah ada perubahan signifikan.
2. Terlihat merangkul rakyat, ga seperti presiden-presiden sebelumnya yang masih ada jarak antara presiden dan rakyat.
Cuplikan lagu salam 2 jari :
kita harus menang total, dukung revolusi mental
salam dua jari, jangan lupa pilih jokowi
salam dua jari, jangan lupa pilih jokowi JK
(jangan salah pilih, yang baik yang dipilih
dengan penuh sadar diri saya pilih yang ini
ku pilih yang amanah, jauh dari amarah
kalau beda jangan marah, kita tetap saudara
aku cari pemimpin, bukan cari pemimpi
yang kerjanya terbukti bukan cuma di tv)
tanggal 9 juli kita pesta demokrasi
salam dua jari, jangan lupa pilih jokowi
salam dua jari, jangan lupa pilih jokowi JK
dari gondrong sampai botak, hatinya kotak-kotak
salam dua jari, jangan lupa pilih jokowi
salam dua jari, jangan lupa pilih jokowi JK
(rekam jejaknya jelas, dipercaya naik kelas
yang bersalah dia tegas, walau tetap asih welas
bukan menang kalah, bukan juga benar salah
yang penting indonesia mengatasi masalah
bukan menang kalah, bukan juga benar salah
yang penting indonesia mengatasi masalah)
ini jaman demokrasi kalau beda jangan sensi
salam dua jari, jangan lupa pilih jokowi
salam dua jari, jangan lupa pilih jokowi JK
Tetapi, apapun hasilnya nanti, siapapun itu pasti kita semua harus mendukung presiden yang terpilih tersebut. Kalo kata Yovie (musisi), "Kalau menang kita harus rendah hati, kalau kalah kita harus besar hati".
Kali ini semoga ga ada yang golput karna satu suara mempengaruhi hidup 5 tahun ke depan dan tidak ada kecurangan, karena percuma kalau kita udah demokrasi tapi curang ga ada gunanya.
Oke sekian, dan sekali lagi pstingan ini tidak bermaksut apa-apa just share hehehe. peace. saya cinta damai. salam 2 jari :)