maaf catatan ga penting:terinspirasi oleh Pratiwi Galuh Putri
dia nungguin note ini
Hope you all will enjoy it
pernah ga inget sama mereka yg disana ketika kita sedang sibuk dg dunia kita?
kesenangan kita,kesibukan kita,di tengah2 ngoding atau sejenisnya wes..
mereka terkadang tidak mau kita terganggu,padahal sebenarnya mereka membutuhkan kita.
mereka mencari waktu luang kita. agar kita tdk dirasa dirugikan atas permintaan kita..
kita terkadang mengabaikan panggilannya,
kita pernah menentang perkataan mereka,
kita senantiasa mearasa paling benar,
dan segala keegoisan kita
namun sekarang kita merasakannya, betapa kerinduan merasuk dan tanpa disadari beberapa tisu telah habis terbuang utk menghapus air mata ini
sebenarnya di sana..
mereka mempersiapkan segala peralatan kita sebalum berangkat
dibalik ketegaran mereka,mereka menangis melihat kita bersiap untuk pergi
dibalik ketenangannya ada sercerca kekhawatiran melihat kita pergi
dibalik senyumnya mereka mencoba utk membuat kita tegar bahwa mereka tdk akan mengkhawatirkan kita sampe sedemikian
mereka bukan pembohong, mereka hanya tdk ingin membuat kita gundah
mereka sepenuhnya menyayangi kita mereka tidak setegar itu
dan tiba saatnya untuk pergi..
tapi ketika kita pergi,mereka akan menangis..
mereka yang senantiasa ada dan akan selalu ada..
mereka bukan menganggap kita sebagai anak kecil lagi..
mereka hanya akan merasa berada berjauhan..
tapi mereka juga akan merasa bangga pada kita yg beranjak utk hidup lebih dewasa
jumlah tisu bukan seberapa kalau dibandingkan kasih sayang mereka..
critanya setelah pulang dari kantor dg kondisi parah dan capek berat..
trus solat,kemudian mata ini ga terasa nangis setelah
liat hape sebentar trus ada 1message : My Mom
isinya "Sudah makan nduk?"
bukan keluhan yg keluar tapi air mata penuh rasa yg campur aduk
hanya hal kecil itu pun sudah jelas menggambarkan betapa mereka peduli terhadap kita
perasaan kembali ke orang2 di rumah,papa mama
teringat,beginilah rasanya bekerja.
Lalu, apa sebanding sama papa ku yg kerja dg beban yg bgitu berat?
dia bukan org yg muda lagi,dia sudah tua. hanya berbekal niat dan sepeda bututnya dia berangkat bekerja dari pagi hingga malam
namun setelah solat aku mencoba hubungi dia..
speechless aku pas nelpon dia
takterungkap kata2 betapa sayangnya aku padanya,pada mereka
mama papa..
inget kadang lek ga dituruti mesti mekso
pdhal tanpa diketahui psti ada alsan lain sangking aku ga mahami
itupun jg buat aku nangis
tapi kita msti bangga karna stidaknya pas kita pulang kita tau bahwa kedua orang itu senantiasa akan menunggu dan menyayangi kita
yang akan selalu tersenyum pada kita bagaimana pun rasanya
"Say thanks to them,and they will know that you always thinking of them too"
Yang asli disini ada di facebook ipik .
Jangan cuma nangis pas kalian udah baca ini, cobalah instropeksi diri sedikit sedikit ubah kebiasaan buruk kalian ke orang tua. Oke!
dia nungguin note ini
Hope you all will enjoy it
pernah ga inget sama mereka yg disana ketika kita sedang sibuk dg dunia kita?
kesenangan kita,kesibukan kita,di tengah2 ngoding atau sejenisnya wes..
mereka terkadang tidak mau kita terganggu,padahal sebenarnya mereka membutuhkan kita.
mereka mencari waktu luang kita. agar kita tdk dirasa dirugikan atas permintaan kita..
kita terkadang mengabaikan panggilannya,
kita pernah menentang perkataan mereka,
kita senantiasa mearasa paling benar,
dan segala keegoisan kita
namun sekarang kita merasakannya, betapa kerinduan merasuk dan tanpa disadari beberapa tisu telah habis terbuang utk menghapus air mata ini
sebenarnya di sana..
mereka mempersiapkan segala peralatan kita sebalum berangkat
dibalik ketegaran mereka,mereka menangis melihat kita bersiap untuk pergi
dibalik ketenangannya ada sercerca kekhawatiran melihat kita pergi
dibalik senyumnya mereka mencoba utk membuat kita tegar bahwa mereka tdk akan mengkhawatirkan kita sampe sedemikian
mereka bukan pembohong, mereka hanya tdk ingin membuat kita gundah
mereka sepenuhnya menyayangi kita mereka tidak setegar itu
dan tiba saatnya untuk pergi..
tapi ketika kita pergi,mereka akan menangis..
mereka yang senantiasa ada dan akan selalu ada..
mereka bukan menganggap kita sebagai anak kecil lagi..
mereka hanya akan merasa berada berjauhan..
tapi mereka juga akan merasa bangga pada kita yg beranjak utk hidup lebih dewasa
jumlah tisu bukan seberapa kalau dibandingkan kasih sayang mereka..
critanya setelah pulang dari kantor dg kondisi parah dan capek berat..
trus solat,kemudian mata ini ga terasa nangis setelah
liat hape sebentar trus ada 1message : My Mom
isinya "Sudah makan nduk?"
bukan keluhan yg keluar tapi air mata penuh rasa yg campur aduk
hanya hal kecil itu pun sudah jelas menggambarkan betapa mereka peduli terhadap kita
perasaan kembali ke orang2 di rumah,papa mama
teringat,beginilah rasanya bekerja.
Lalu, apa sebanding sama papa ku yg kerja dg beban yg bgitu berat?
dia bukan org yg muda lagi,dia sudah tua. hanya berbekal niat dan sepeda bututnya dia berangkat bekerja dari pagi hingga malam
namun setelah solat aku mencoba hubungi dia..
speechless aku pas nelpon dia
takterungkap kata2 betapa sayangnya aku padanya,pada mereka
mama papa..
inget kadang lek ga dituruti mesti mekso
pdhal tanpa diketahui psti ada alsan lain sangking aku ga mahami
itupun jg buat aku nangis
tapi kita msti bangga karna stidaknya pas kita pulang kita tau bahwa kedua orang itu senantiasa akan menunggu dan menyayangi kita
yang akan selalu tersenyum pada kita bagaimana pun rasanya
"Say thanks to them,and they will know that you always thinking of them too"
Yang asli disini ada di facebook ipik .
Jangan cuma nangis pas kalian udah baca ini, cobalah instropeksi diri sedikit sedikit ubah kebiasaan buruk kalian ke orang tua. Oke!













